Menguat, Penolakan Tugu UKS

Senin, 4 Januari 2010 19:19:31 - oleh : admin

Desakan agar proyek pembangunan tugu UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) di kawasan simpang empat Kasri, Pandaan terus bergulir. Setelah sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pasuruan Bahrul Alam, kali ini desakan serupa disampaikan Timboel P, tokoh masyarakat Pandaan.

"Sepertinya memang kurang layak kalau dibangun di situ," katanya kepada Radar Bromo. Karena itu, Timboel yang juga anggota DPRD kabupaten sepakat atas pernyataan Bahrul agar proyek yang hingga kini berlangsung itu tidak dilanjutkan.

Seperti diberitakan Radar Bromo, pembangunan tugu UKS di kawasan simpang empat Kasri, Pandaan menuai protes. Pasalnya, pembangunan tugu yang dimulai sejak beberapa hari lalu itu dinilai kurang tepat. Selain karena segi estetikanya kurang, tugu itu juga dinilai rentan mengakibatkan kecelakaan.

"Kalau ada tugu itu, pandangan pengguna jalan yang dari Surabaya otomatis terganggu," kata Bahrul Alam, beberapa waktu lalu. Karena itu, dirinya mendesak agar proyek tersebut tidak dilanjutkan.

Selain Bahrul, desakan serupa juga disampaikan Timboel. Menurutnya, langkah Sektap (sekretaris tetap) membangun tugu itu dinilai kurang tepat.

Namun akan sedikit berbeda jika pembangunan tugu itu dilakukan dengan kontruksi transparan. Misalnya dengan menggunakan bahan yang terbuat dari kaca atau yang lain.

"Mungkin akan lebih mendingan kalau itu dibuat transparan," jelas anggota dewan yang tinggal di Perum Batu Mas, Pandaan ini. Karena itu, seperti halnya Bahrul dirinya juga mendesak agar proyek tersebut tidak dilanjutkan.

Timboel bahkan mempertanyakan alasan kecamatan yang menyebutkan bahwa pembangunan tugu itu untuk mempercantik kawasan tersebut. Sebab menurutnya, tugu itu nantinya justru membuat kawasan tersebut terkesan semrawut.

Sementara Camat Pandaan Rustamaji saat dihubungi menyatakan, pada prinsipnya pembangunan tugu itu dimaksudkan sebagai media pembelajaran kesehatan bagi warga sekitar. "Kami ingin mendekatkan masyarakat dengan pola hidup sehat melalui delapan gol UKS itu," terangnya.

Soal kekhawatiran bahwa tugu itu akan mengganggu pandangan pengendara, pihaknya akan mengonsultasikan hal itu kepada pihak terkait. "Kalau soal itu, sebenarnya tidak begitu menganggu. Tapi, nanti akan coba kami konsultasikan lagi," ungkapnya. (jawapos.com)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Seputar Pandaan" Lainnya