Nyruput Kopi Sambil Belajar Seni di Jepun Prigen

Jum`at, 5 November 2010 16:44:08 - oleh : admin

Anda penggemar kopi sekaligus pecinta seni, tidak ada salahnya datang ke Rumah Kopi Jepun. Di kedai dan galeri yang terletak di Dusun Ledok Tani, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen ini anda akan di suguhi aneka jenis kopi yang menggoda lidah.

Tak hanya itu mata anda akan dimanja dengan berbagai karya seni yang indah. Berbagai cita rasa kopi tersedia di kedai ini, seperti kopi Brontoseno, kopi Bali, kopi Lampung, kopi Toraja sampai kopi Luwak.

Bukan hanya itu, suasana persawahan dan pemandangan indah Gunung Penanggungan, Welirang dan Arjuna akan membuat pengunjung semakin betah. Pengunjung akan semakin kerasan karena desain ruangnya pun sangat pas dengan suasana tersebut.

Meja dan kursi kayu ditata sedemikian santai. Dindingnya pun dibuat terbuka, hanya kayu yang berbentuk segi empat yang lebar sehingga angin dengan leluasa masuk ke dalam ruangan. Untuk memesan, pengunjung tinggal memukul kentongan dari bambu yang ada di setiap meja.

"Yang datang ke sini memang orang-orang yang ingin ngopi sambil menikmati lukisan," kata Eko Yulianto (31) pemilik kedai saat berbincang dengan detiksurabaya.com di kedainya, Jumat (5/11/2010).

Selain jenis kopi di atas, lanjut Eko, Rumah Kopi miliknya juga menyediakan kopi yang dimodifikasi dengan aneka rasa yang lain. Seperti kopi Orange, kopi Menthol, kopi Vanilla, serta kopi Rosela.

"Kalau mau pengunjung juga bisa belajar melukis dan membuat berbagai benda-benda unik di sini," tandas Eko.

Menurutnya, beberapa teman pelukisnya akan dengan senang membagi pengalaman tentang seni lukis sekaligus mengajari kalau berminat. Begitu juga dirinya, yang dengan senang hati akan membagi pengalamannya dalam membuat karya-karya seni unik seperti hiasan meja, hiasan dinding dan berbagai pernak-pernik lainya.

"Meskipun tidak jago-jago amat, saya akan senang hati membagi keahlihan saya," pungkas bapak dua orang anak.(detiksurabaya.com)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Seputar Pasuruan" Lainnya