Jasa Marga Rogoh Rp 1 Triliun untuk Tol Gempol-Pandaan

Senin, 4 April 2011 07:06:40 - oleh : admin

Setelah sempat tenggelam, rencana pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan kembali mengemuka. Ini setelah PT Jasa Marga (Persero) mengambil alih proyek tersebut dari tangan perusahaan Singapura, yang memenangkan tender sebelumnya. Investasi Rp 1 triliun siap dikucurkan untuk menyelesaikan ruas tol sepanjang 12 km tersebut.
 
Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito menjelaskan, proses akuisisi yang dilakukan Jasa Marga mulai dijalankan pertengahan bulan lalu. "Akhirnya sekarang beres, tinggal menentukan nilai pasti proyek tersebut," katanya, Sabtu (2/3). Dengan akuisisi itu, Jasa Marga mimiliki 52 persen dari total investasi pembangunan tol tersebut.

Saat dilakukan proses ambil alih pengerjaan tol tersebut, upaya pembebasan tanah masih terus berjalan. Dengan pengambilalihan tersebut, Jasa Marga mendapatkan kabar jika proses pembebasan lahan kembali dikebut.
 
Perkembangan terbaru, Frans menjelaskan, proses pembebasan lahan sudah 80 persen. Dia menuturkan, saat ini terus terjalin komunikasi intensif antara warga dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Frans berharap, pembebasan lahan benar-benar rampung akhir Mei mendatang. Sehingga, pengerjaan konstruksi jalan sudah bisa dikebut pada Juni tahun ini.

Jasa Marga menegaskan, pihaknya baru bisa membangun konstruksi jalan jika pembebasan lahan benar-benar sudah rampung. Meskipun begitu, Frans menjelaskan Jasa Marga tidak berhak mengikuti langsung proses pembebasan lahan tersebut. "Tapi kami tetap mendorong supaya cepat rampung," kata dia.

Dana pembangunan tol tersebut mengucur dari dua kran. Dari total investasi pembangunan sebesar Rp 1 triliun, 30 persen diambilkan dari dana perusahaan (Jasa Marga). Sisanya, sebesar 70 persen memanfaatkan pinjaman bank.

Ruas Tol Gempol-Pandaan akan tersambung dengan ruas tol Pandaan-Malang. Namun, ruas tol Pandaan-Malang saat ini masih masuk tahap tender. Ruas tol lain yang akan digarap di Jawa Timur di antaranya, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, dan Probolinggo-Banyuwangi.
 
Proyek tol lain yang sudah berada di depan Jasa Marga adalah Tol Dalam Kota Surabaya. Frans menjelaskan, pengerjaan tol tersebut masih alot. Pihak Jasa Marga masih menunggu tarik ulur persetujuan pembangunan ruas tol tersebut antara Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.

"Jasa Marga itu tugasnya membangun saja. Tanah dan lahan tetap menunggu persetujuan dari pemerintah," tandasnya.(wan/nw)(jpnn.com)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Seputar Pandaan" Lainnya